Lima tahun pertama kehidupan si Kecil merupakan salah satu periode penting dalam perkembangan otak anak dan tumbuh kembangnya secara jangka panjang. Salah satu tumbuh kembang anak yang terjadi dengan sangat pesat pada periode ini adalah tumbuh kembang otak dan kemampuan kognitifnya. Pada usia 1 tahun, ukuran otak si Kecil sudah mencapai 2/3 ukuran otaknya saat dewasa. Saat usianya 5 tahun, otak anak sudah berkembang hingga 90%. (1)
Ukuran otak bukan satu-satunya faktor penting dalam tumbuh kembang si Kecil, tetapi juga konektivitas dan hubungan antara sel-sel otak si Kecil, serta kelenturan otak atau neuroplastisitas si Kecil. Di sinilah asupan nutrisi seperti Kolin berperan penting dalam tumbuh kembang otak dan sel saraf anak.
Kolin dan Neuroplastisitas Otak Anak
Neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk menyesuaikan diri dengan cara menata kembali jalur koneksi dan fungsi antar sarafnya. Dalam proses ini, otak melakukan sinaptogenesis, yaitu pembentukan dendrit (cabang sel saraf penerima sinyal), sinapsis (titik pertemuan antar sel saraf), serta neuron baru. Jaringan inilah yang berperan dalam proses pengiriman informasi dalam otak dan membantu otak memahami suatu informasi.
Selain proses sinaptogenesis, otak juga secara rutin melakukan pemangkasan sinapsis, yaitu melemahkan jaringan yang jarang dipakai. Koneksi saraf yang sering dipakai akan terus menguat, sedangkan jaringan saraf yang jarang dipakai akan dibiarkan melemah dan menyusut. Proses pemangkasan sinapsis merupakan hal alami dalam tumbuh kembang yang perlu dilakukan agar informasi dihantarkan dengan lebih efektif dan efisien dalam otak, sehingga mendukung fokus dan konsentrasi, serta mengoptimalkan kemampuan belajar dan daya ingat anak.
Kolin berperan dalam proses sinaptogenesis maupun pemangkasan sinapsis yang merupakan aspek penting dalam perkembangan otak. Kolin juga memproduksi asetilkolin atau neurotransmiter utama dalam tubuh yang merupakan bagian penting dalam perkembangan sistem saraf anak (2, 3, 4).
Kolin untuk Dukung Tumbuh Kembang Optimal Otak Anak
Perkembangan kemampuan bahasa anak mulai terjadi pada usia sekitar 1 tahun, sejalan dengan perkembangan otaknya. Hingga usia 3 tahun, si Kecil mengenal semakin banyak kosakata dan mampu merangkainya menjadi kalimat yang bisa dimengerti. Selain kemampuan kognitif dan bahasa, kemampuan motorik anak juga terus meningkat, baik motorik halus maupun motorik kasar (5). Cara terbaik untuk mendukung tumbuh kembang ini adalah memastikan kecukupan asupan nutrisi si Kecil, termasuk Kolin.
Kolin berperan dalam struktur membran sel, pembentukan sinaps, serta pembuatan asetilkolin atau neurotransmitter yang penting untuk daya ingat. Kecukupan asupan Kolin mendukung proses belajar, menjaga daya ingat dan konsentrasi, serta mendukung kemampuan berpikir si Kecil (6). Karena itu, kecukupan asupan Kolin harian si Kecil usia 1-3 tahun harus jadi perhatian utama untuk mendukung perkembangan otak si Kecil. Konsumsi bahan makanan tinggi Kolin seperti telur, daging sapi, daging ayam, ikan, produk susu, serta sayuran seperti brokoli bisa jadi andalan untuk disajikan sehari-hari.
Susu pertumbuhan seperti MILKOW ActiGrow juga bisa jadi sumber asupan Kolin untuk anak. Nutritotal Formula yang mendukung 4 komponen penting pertumbuhan anak, yaitu sistem imun, pencernaan, potensi kecerdasan, dan tumbuh kembang, serta dilengkapi dengan Triple Nutrients (DHA, Kolin, Omega 3&6). Selain itu, kecukupan asupan nutrisi si Kecil juga harus diimbangi dengan stimulasi dan interaksi positif dengan keluarga dan lingkungannya. Kombinasi asupan nutrisi dan stimulasi tentu akan mendukung si Kecil menjadi juaranya anak Indonesia.
Sumber:
(1) Zero to Three
(2) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia
(3) Cleveland Clinic
(4) Hellosehat
(5) Siloam Hospitals
(6) Alodokter









