Sistem imun adalah benteng pertahanan tubuh dalam melawan penyakit yang sudah terbentuk sejak dalam kandungan. Namun, sistem imun si Kecil masih beradaptasi terhadap lingkungannya dan perlu dukungan untuk bisa merespons penyakit dengan baik. Imunisasi wajib yang didukung dengan kecukupan asupan nutrisi membantu Bunda mengoptimalkan sistem imun si Kecil dalam melindungi tubuhnya dari penyakit.
Pentingnya Nutrisi untuk Sistem Imun Tubuh
Bagi anak usia 1-3 tahun yang mulai mengonsumsi makanan padat, asupan nutrisi merupakan salah satu cara untuk mendukung sistem imunnya. Tubuh si Kecil tidak hanya membutuhkan nutrisi untuk mencegah penyakit masuk ke dalam tubuh, tetapi juga untuk membantu tubuh membentuk antibodi dan melawan penyakit, sehingga si Kecil cepat pulih dan tidak mudah sakit kembali (1).
Kecukupan asupan gizi sejak usia dini sangat penting untuk mencegah penyakit serta mendukung perkembangan sistem imun si Kecil, sehingga pada akhirnya mendorong tumbuh kembang optimalnya. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara kecukupan gizi anak dengan sistem imun tubuhnya (2). Sistem imun yang rendah juga bisa menyebabkan kurang optimalnya tumbuh kembang serta memicu masalah alergi pada anak (1).
Nutrisi yang Penting untuk Imunitas Tubuh
Sistem imun tubuh membutuhkan gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak) maupun mikro (vitamin dan mineral) untuk menjalankan fungsinya secara optimal. Tiap nutrisi memiliki manfaat masing-masing untuk sistem imun tubuh.
- Protein
Protein dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel-sel imun yang melawan penyakit. - Vitamin A
Vitamin A membantu memperkuat sistem imun tubuh dalam menghindari infeksi. Vitamin A juga berperan dalam pemeliharaan sel epitel, sehingga membantu menjaga kesehatan saluran napas dan pencernaan. - Vitamin B Kompleks
Mencegah menurunnya respons sistem imun terhadap penyakit serta meningkatkan pertahanan tubuh terhadap infeksi akibat bakteri. - Vitamin C
Vitamin C merupakan antioksidan yang membantu menetralisir radikal bebas, meningkatkan fungsi sel imun, dan mendukung nutrisi lain dalam memperkuat sistem imun. Selain itu, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan dan mendukung berbagai fungsi sel dalam sistem imun. - Vitamin D
Vitamin D merupakan antimikroba dan membantu mengaktifkan sistem imun tubuh terhadap penyakit serta mendukung perlawanan tubuh terhadap masalah infeksi saluran pernapasan. - Vitamin E
Vitamin E bekerja bersama vitamin C membantu menangkal radikal bebas. Selain itu, vitamin E juga membantu mencegah infeksi. - Selenium dan Zinc
Tubuh membutuhkan selenium dan zinc untuk memproduksi antibodi dan melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Zinc juga mencegah replikasi virus dalam tubuh. - Zat Besi
Zat besi berperan dalam pembentukan sel limfosit yang berperan penting dalam sistem imun tubuh. - Serat
Serat, terutama serat FOS, merupakan prebiotik atau makanan untuk probiotik dalam sistem pencernaan. Pencernaan yang sehat berkat keseimbangan bakteri baik memiliki dampak positif pada sistem imun tubuh. Probiotik dalam pencernaan sehat juga membantu tubuh melawan masalah seperti radang tenggorokan dan pilek (1, 3, 4, 5).
Asupan nutrisi dari pola makan sehat membantu mengoptimalkan cara kerja imunitas si Kecil. Pola makan dengan buah, sayuran, protein seperti daging sapi serta turunannya dan ayam, serta karbohidrat dan lemak sehat, menjadi sumber nutrisi lengkap untuk si Kecil. Susu pertumbuhan seperti MILKOW ActiGrow dengan Nutritotal Formula didukung dengan kombinasi lengkap Triple Nutrients (Kolin, Omega 3&6, dan DHA). Kandungan nutrisi MILKOW ActiGrow lengkap tak hanya untuk tumbuh kembang dan kecerdasan, tetapi juga untuk sistem imunitas anak usia 1-3 tahun. Kandungan serat FOS juga membantu menjaga kesehatan pencernaan si Kecil. Pencernaan yang sehat juga dapat membantu anak untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi. Bunda pun membantu memaksimalkan potensi si Kecil untuk jadi juaranya anak Indonesia.
Sumber:
(1) Alodokter
(2) Dampak Kekurangan Nutrisi terhadap Sistem Imun Anak Prasekolah
(3) Peranan Zat Gizi untuk Sistem Imun Tubuh
(4) Persatuan Ahli Gizi Indonesia
(5) Universitas Gadjah Mada









