Saat memperhatikan tumbuh kembang si Kecil, Bunda mungkin cenderung memperhatikan parameter tumbuh kembang seperti tinggi badan dan berat badan. Namun seperti yang dinyatakan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia, pencernaan sehat yang ditandai dengan frekuensi buang air besar yang lancar juga merupakan salah satu ciri balita sehat, sehingga menjaga pencernaan anak 1-3 tahun adalah salah satu hal yang perlu jadi perhatian Bunda [1].
Selain menjadi indikator kesehatan balita, pencernaan yang sehat juga memiliki pengaruh pada kemampuan kognitif dan perilaku anak. Pola makan sehat dengan makanan tinggi serat berperan penting pada pembentukan bakteri baik dalam pencernaan yang tidak hanya menunjang pencernaan sehat, tetapi juga mendukung perkembangan dan fungsi otak [2]. Lebih lanjut lagi, asupan serat yang cukup juga berpengaruh pada metabolisme tubuh, kesehatan jantung, dan sistem imun yang kuat [3].
Mengenal FOS dan Manfaatnya
Salah satu jenis serat yang punya banyak manfaat untuk si Kecil adalah FOS atau Frukto Oligosakarida (Fructo-Oligosaccharides), yaitu sejenis karbohidrat yang terkandung dalam tumbuhan, sehingga banyak ditemukan dalam sayur dan buah-buahan. Setelah dikonsumsi, FOS baru dicerna setelah tiba di usus besar dan dimakan oleh bakteri baik dalam usus besar, sehingga FOS juga dikenal sebagai serat prebiotik [4].
Selain menjadi makanan bagi bakteri baik, serat FOS untuk anak juga membantu melindungi tubuhnya dari bakteri jahat yang menyebabkan keracunan makanan dan salmonella [5]. Berbagai manfaat FOS ini membantu tubuh membentuk mikrobiota yang beragam dan menciptakan mikrobioma yang sehat dalam pencernaan.
Memberikan Asupan FOS untuk si Kecil
Asupan FOS sebagai serat prebiotik bisa Bunda lakukan dengan memberikan makanan yang kaya FOS seperti bawang bombay, bawang putih, pisang, dan semangka. Berikut ini adalah beberapa tips pencernaan anak lancar dengan menyertakan makanan kaya FOS dalam menu si Kecil:
1. Jadikan pisang dan semangka sebagai camilan si Kecil
Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian si Kecil, si Kecil disarankan untuk menjalani pola makan 3 kali makan besar dan 2 kali makan selingan (camilan), terutama dengan buah kaya kandungan FOS seperti pisang dan semangka.
2. Gunakan bawang bombay dan bawang putih dalam masakan
Bawang bombay dan bawang putih sering ditemukan sebagai bumbu masakan sehari-hari. Jangan ragu untuk menggunakan bawang bombay dan bawang putih dalam masakan Bunda, karena bahan makanan ini tidak hanya mengandung serat dan FOS, tapi juga mineral dan nutrisi lain [6].
3. Jangan buang batang brokoli
Saat memasak, tidak sedikit orang yang hanya menggunakan bagian kepalanya saja. Padahal batang brokoli juga bisa dikonsumsi dan kaya kandungan FOS.
4. Konsumsi kacang merah dan kacang koro
Kacang merah dan kacang koro termasuk bahan makanan kaya kandungan FOS dan bisa Bunda olah dengan mudah, seperti dalam sup atau sebagai camilan. Namun Bunda juga perlu berhati-hati untuk memastikan agar kacang-kacangan ini dipotong dengan ukuran kecil atau sedikit dihancurkan agar bisa dikonsumsi dengan aman oleh si kecil dan tidak menimbulkan risiko tersedak [7].
5. Konsumsi susu pertumbuhan yang difortifikasi dengan FOS
FOS juga terkandung dalam susu pertumbuhan seperti MILKOW ActiGrow yang juga difortifikasi dengan Nutritotal, kombinasi DHA, Omega 3&6, dan Kolin, sehingga kandungan nutrisinya lengkap untuk mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
Menjaga pencernaan sehat juga merupakan aspek penting dalam tumbuh kembang si kecil, karena pencernaan sehat juga membantu tubuh menyerap nutrisi dengan lebih efisien, sehingga asupan nutrisi yang Bunda berikan bisa digunakan tubuh secara optimal untuk tumbuh kembang si Kecil.
Sumber:
[1] Ayo Sehat Kementerian Kesehatan Indonesia
[2] The Role of Nutrition and Gut Microbiome in Childhood Brain Development and Behavior
[3] Dietary Fibers in Healthy Children and in Pediatric Gastrointestinal Disorders: A Practical Guide
[4] WebMD
[5] Healthline
[6] Healthline
[7] Microba.com











